Friday, October 21, 2011

down

1 comments


aku kini bagai dibadai tsunami yang teruk, membuat aku rebah dan punah, aku kini keterbelakangan

ditinggalkan dalam arus yang tidak mengenal erti gagal itu apa..

Allah, dengarlah rintihan hamba-Mu ini,

yang mencari-cari secebis kekuatan, tunjukkanlah jalan yang benar dan terbaik utk aku lalui ini ke arah mencapai citaku

aku sedar, kealpaan itu yang membinasa aku, ku pohon maghfirahmu

namun, aku tetap bersyukur, aku masih di pertengahan perjalanan citaku kerana rahmatMu, 

masih lagi diberi ruang dan waktu, aku perlu untuk bangkit,

aku tidak mahu dengan kegagalan muslim seperti aku akan membawa fitnah kepada islam

aku tidak mahu itu, tidak dan tidak

aku percaya ya allah, izinkan aku menyentuh langit cinta-Mu

Tuesday, October 11, 2011

ada berani nak argue~~

0 comments
salam mujahadah,

terkesan dengan teguran seorang sahabat, ' if you're saying u're lack of idea, u're simply wrong, coz Allah has created absolute creations beyond  our imagination. Just open your eyes and heart,  sorting it out as somehow, there is something to be told as refer back to the Creator
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

aku berhasrat nak berkongsi 1 kisah based on true story, panjang sikit tp bermakna, luangkan masa sedikit dari kelapangan yang kita ada utk kerja di bumi allah ini :)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


One Of The Best Arguments.!! I have ever read

Don’t miss even a single word…. It’s Too good

An atheist professor of philosophy speaks to his class on the problem science has with God, The Almighty.

He asks one of his new students to stand and…..

Prof: So you believe in God?

Student: Absolutely, sir.

Prof: Is God good?

Student: Sure.

Prof: Is God all-powerful?

Student: Yes..

Prof: My brother died of cancer even though he prayed to God to heal him. Most of us would attempt to help others who are ill. But God didn’t. How is this God good then? Hmm?
(Student is silent.)

Prof: You can’t answer, can you? Let’s start again, young fella. Is God good?

Student: Yes.

Prof: Is Satan good?

Student: No.

Prof: Where does Satan come from?

Student: From….God…

Prof: That’s right. Tell me son, is there evil in this world?

Student: Yes.

Prof: Evil is everywhere, isn’t it? And God did make everything. Correct?

Student: Yes.

Prof: So who created evil?
(Student does not answer.)

Prof: Is there sickness? Immorality? Hatred? Ugliness? All these terrible things exist in the world, don’t they?

Student: Yes, sir.

Prof: So, who created them?
(Student has no answer.)

Prof: Science says you have 5 senses you use to identify and observe the world around you. Tell me, son…Have you ever seen God?

Student: No, sir.

Prof: Tell us if you have ever heard your God?

Student: No, sir.

Prof: Have you ever felt your God, tasted your God, smelt your God? Have you ever had any sensory perception of God for that matter?

Student: No, sir. I’m afraid I haven’t.

Prof: Yet you still believe in Him?

Student: Yes.

Prof: According to empirical, testable, demonstrable protocol, science says your GOD doesn’t exist.
What do you say to that, son?

Student: Nothing. I only have my faith.

Prof: Yes. Faith. And that is the problem science has.

Student: Professor, is there such a thing as heat?

Prof: Yes.

Student: And is there such a thing as cold?

Prof: Yes.

Student: No sir. There isn’t.
(The lecture the after becomes very quiet with this turn of events.)

Student: Sir, you can have lots of heat, even more heat, superheat, mega heat, white heat, a little heat or no heat..
But we don’t have anything called cold. We can hit 458 degrees below zero which is no heat, but we can’t go any further after that. There is no such thing as cold. Cold is only a word we use to describe the absence of heat. We cannot measure cold. Heat is energy Cold is not the opposite of heat, sir, just the absence of it .
(There is pin-drop silence in the lecture theatre.)

Student: What about darkness, Professor? Is there such a thing as darkness?

Prof: Yes. What is night if there isn’t darkness?

Student : You’re wrong again, sir. Darkness is the absence of something. You can have low light, normal light, bright
light, flashing light…..But if you have no light constantly, you have nothing and it’s called darkness, isn’t it? In reality, darkness isn’t. If it were you would be able to make darkness darker, wouldn’t you?

Prof: So what is the point you are making, young man?

Student: Sir, my point is your philosophical premise is flawed.

Prof: Flawed? Can you explain how?

Student: Sir, you are working on the premise of duality. You argue there is life and then there is death, a good God and a bad God. You are viewing the concept of God as something finite, something we can measure. Sir, science can’t even explain a thought.. It uses electricity and magnetism, but has never seen, much less fully understood either one.To view death as the opposite of life is to be ignorant of the fact that death cannot exist as a substantive thing. Death is
not the opposite of life: just the absence of it.
Now tell me, Professor.Do you teach your students that they evolved from a monkey?

Prof: If you are referring to the natural evolutionary process, yes, of course, I do.

Student: Have you ever observed evolution with your own eyes, sir?
(The Professor shakes his head with a smile, beginning to realize where the argument is going.)

Student: Since no one has ever observed the process of evolution at work and cannot even prove that this process is an on-going endeavor, are you not teaching your opinion, sir? Are you not a scientist but a preacher? (The class is in uproar.)

Student: Is there anyone in the class who has ever seen the Professor’s brain?
(The class breaks out into laughter.)

Student : Is there anyone here who has ever heard the Professor’s brain, felt it, touched or smelt it? No one appears to have done so. So, according to the established rules of empirical, stable, demonstrable protocol, science says that you have no brain,sir. With all due respect, sir, how do we then trust your lectures, sir?
(The room is silent. The professor stares at the student, his face unfathomable.)

Prof: I guess you’ll have to take them on faith, son.

Student: That is it sir… The link between man & god is FAITH . That is all that keeps things moving & alive.


I believe you have enjoyed the conversation…and if so…you’ll probably want your friends/colleagues to enjoy the same…won’t you?….this is a true story, and the

student was none other than …….
APJ Abdul Kalam, the former President of India



Sunday, August 21, 2011

Hati Kecil Berbicara

0 comments
salam mujahadah, sangat terkesan dgn kata-kata sahabat ini tentang sahabat kita di Palestin, '

'tatkala 21 ramadan (hari Al-Quds), berita sibuk menceritakan kehangatan bazar raya di jalan TAR, sedetail-detailnya, walhal perihal di Palestin tidak pula menjadi keutamaan buletin'

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



aku sering berdoa aku menjadi orang yg terpilih utk menerangi hati2 yg kegersangan.. tp brgkali hatiku sendiri masih banyak diselaputi dosa.. brgkali hati ini belum benar2 ikhlas utk berjuang.. brgkali hati ini lebih banyak mengeluh dr berjuang.. brgkali hati ini masih terikat dgn kehambaan kpd dunia dan seisinya dr mencari syurgaNya.. duhai pemilik hati, tunduklah dikau, kesibukan dunia jgn kau jdkan hijab utk berdamping dgn Tuhanmu.. apekah masih ada di dunia ini yg lebih berharga dr kenikmatan yg dijanjikan oleh Tuhanmu buat mujahidin yg terpilih?

sudah pasti tidakkk.. sudah pasti tidakkkk.. sudah pasti tidakkk..

wahai shbt2 yg kukasihi kerana Allah, ampunkan shbtmu ini andai kesibukanku membatasi aku dr menunaikan hakku terhadapmu.. sungguh, akulah hambaNya yg melampaui batas dan melakukan zalim terhdp diriku sendiri... doakan aku tetap teguh berdiri, menjulang tinggi keyakinan terhdp janji Illahi, redhaNya dicari, syurgaNya dikejari..

Adakah kamu menyangka bahawa kamu akan masuk Syurga padahal belum lagi nyata kepada Allah orang-orang berjihad dengan bersungguh di antara kamu, dan (belum lagi) nyata orang-orang yang sabar (tabah dan cekal hati dalam perjuangannya)? (Ali-Imran:142)

wahai ibuku, bapaku yg amat kucintai.. ampunkan anakmu andai terlalu banyak tanggungjwbku terhdpmu masih belum ditunaikan.. ampunkan diriku andai kedewasaan ku menyekatku dari bermanja dgnmu.. aku sedari, bonda dan ayahnda amat merindui anakmu yg manja dahulu.. tp ketahuilah kalian, perjuanganku juga adalah demi menghantar kalian menjadi penghuni syurga.. bukankah kalian pernah mendengar kalam Illahi :

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu); dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. 64:15)

Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. (QS. 64:17)

pinjamkanlah diriku sebentar utk terus berada dijalan ini.. dan doakan aku menjadi penyeri syurga firdausi bersama kalian nnt.. doakan aku diberi kesempatan hingga nafasku yg terakhir utk berbakti kpdmu..

Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhan-Mu, maka kamu akan menemui-Nya.” ( Al-Insyiqaaq :6)

Ya Allah Ya Tuhanku..
sungguh, aku tak layak masuk syugaMu,
namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu,
ampunkan dosaku terimalah taubatku,
sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa2 besar..
dosa2ku bagaikan pepasir di pantai..
dengan rahmatMu, 
ampunkan daku oh Tuhanku....

Akulah hamba,,,
yg mengharap belas kasihMu..

"Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah.

Wahai Tuhan kami! janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami.

Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya.

Dan maafkanlah kesalahan kami, dan berilah rahmat kepada kami, dan beri Penolong kami oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir". (Al-Baqarah :286)


Wednesday, June 22, 2011

He is No OtHer

2 comments
 salam mujahadah,

' ayahku x banyak katanya, lebih banyak kerjanya daripada cakapnya, namun sekali cakap, kadangkala menggegar hatiku, kerana bait2 katanya akan kembali mengingatkan aku kisah silam'

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
kronologi,

sejak kecil ayahku sekeluarga ditinggalkan oleh ayahnya (atuk) , membuatkan hidup mereka dalam kesusahan. pendidikan pun tidak seberapa. cuma abg sulung dan abg keduanya mendapat pendidikan yang sempurna.

Ayahku tidak berpeluang, zaman persekolahannya berakhir di sekolah teknik. dengan sijil yang dimiliki, dia mengembara untuk mendapatkan kerja dan pengalaman.

waktu itu 1985, ke johor tempatnya memulakan kariernya, sebagai mekanik automobil. Perginya dari kampung halaman, bagan datuk, perak ke pasir gudang, johor, bukan dengan menaiki bas seperti insan lain yang ingin berhijrah ke kota,

dengan berbekalkan motosikal capuk yg diwarisi keluarga, perjalanan yang mengambil masa hampir 6 jam itu sampai ke destinasi, tidak disangka penghijrahannya ternyata berbaloi.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
segalanya bermula,

permulaan memang menyukarkan, seorang diri, menyesuaikan diri dengan keadaaan sekeliling, tapi lama kelamaan, kesukaran dapat diatasi sikit demi sikit. Pengalaman hidupnya ketika kecil banyak membantunya. Ayahku mendapat kasih sayang daripada keluarga angkat di Johor, mungkin ehsan dari kawan sekerja yang memahami keadaannya.

tawaran ke Jepun

program pandang ke timur, telah membawa ayah ku ke negara matahari terbit itu, untuk mendalami dan mempelajari bidang yang diceburi, pulangnya selepas 2 tahun, telah menjadiknnya lebih berkeyakinan dan lebih matang lagi.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


kini

ayahku kini menginjak umur separuh abad. perkahwinan yang diikat sekitar tahun 90 an terus berpanjangan, dan kerana mereka aku dan 2 orang lagi adikku mengenali dunia ini. Sepanjang aku membesar, aku banyak belajar daripada memerhati ayahku dari sudut hidupnya, yang bersungguh-sungguh dan komited. alhamdulillah , Allah mengurniakan aku kefahaman dan kesedaran daripada pemerhatian aku tentang kedua-dua ibu bapaku ini.

ranjau yang perih..

sejak bangku sekolah rendah lagi, aku mula faham segalanya. ingat lagi, saat ingin menghantar aku ke sekolah rendah dulu, hanya lori usang menjadi kenderaan... seperti kanak2 yang lain, kereta yang hebat2 menjadi medium. aku tidak mengeluh tapi bertambah kuat...

memang fitrah seorang lelaki, dia tidak suka menampakkan kelemahannya dan dipandang begitu. ayahku, waktu sekolah rendah adalah waktu sukar baginya, kerja tidak menentu . Namun, ada sahaja wang untuk menampung keluarga, rezekinya, alhamdulillah. Tapi aku tidak minta lebih, kasut dan beg yang boleh dipakai, aku jaga dan pakai sampai koyak.

ada sampai 1 ketika, baju dan seluar sekolah agama, aku pakai sampai 'senteng' ,mak aku kata, tukar la, tapi aku menjawab, x payah rasanya , jawapan yang melindungi niat utk tidak menyusahkan ayahku itu.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

pasca sekolah,

tamat zaman persekolahan membuatkan aku berniat untuk berkerja dengan ayahku. Melihat sendiri kesusahan ayahku dalam mencari rezeki memang satu peluang yg Allah berikan. Ternyata itulah hakikatnya;

Sememangnya ayahku dikurniakan dengan kemahiran yang serba-serbi, mekanik, plumbing, electrician, dan renovate rumah seperti tandas dan mengecat. aku percaya itu tidak lahir dari teori tetapi melalui pengalaman hidupnya. bagiku, dia seakan 'Macgyver'

tidak mengira kerja itu kotor zahirnya, outcomenya sedikit, tetapi pada dasarnya halal pekerjaannya. ada 1 ketika, aku bersama ayah membetulkan pintu rumah sampah di sekitar kuala lumpur.

Bayangkan, kalau orang kata sampah itu busuk dan bukan utk didekati, ayahku membelakangkan soal itu kerana di situlah pintu rezekinya. hari2 itu aku menjadi pembantu setianya.

dan ada sekali aku membantunya membaiki 'clutch' traktor,.. berminyak, campur berpeluh mengerjakan besi ini yang hampir seberat ratusan kg ini. ternyata bukan mudah.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
aku belajar dari sikapnya,

biarpun hidup sukar, dia tidak pernah kedekut dengan senyuman dan peramah orangnya, senang didekati dan tidak ambil hati. Dan tidak kusangka, ayahku ini bukannya seorang yang berdendam..

kerana masakan tidak, setiap kali hari raya, dia masih lagi melawat ayah kandungnya yg 1 ketika dulu pernah meninggalkan keluarganya itu.. mengambil berat lagi pasal ayahnya itu meski kini ayahnya itu sudah kembali kepada Ilahi.

kendatipun byak kekurangan dari sudut mendalami serba serbi dalam bidang agama kerana keluarganya tidak terlalu menekankan, dia tidak segan belajar daripada ibuku , dan syukur kerana ilmu yg kutimba sewaktu di sekolah agama dulu,  dapat membantu ayahku itu.

---------------------------------------------
aku tahu ayahku tidak sehebat ayah2 lain di dunia ini yang semestinya kerja bagus2, berjawatan tinggi malahan
hebat lagi.
Tapi di mataku, dialah lelaki terbaik yang pernah aku temui dalah hidupku. terima kasih ya Allah kerana menjadi dia sebagai walidku.
semoga dirahmati dan diredhai dalam hidupnya. amin

  'biar dompet kita nipis, tapi jangan akhlak tu yang menipis'

  ' walaupun hidup kita ini susah, tapi lihat ada orang lagi susah dan menderita, bersyukur la '

'insyaallah, biarpun walid hanya seorang mekanik biasa, tapi anaknya nanti menjadi doktor islam yang luar biasa'

Thursday, June 16, 2011

aNtaRa SeLayanG PandanG daN KebenaRaN

1 comments
salam mujahadah,

sekali dan dua kali pandang pasti tidak akan sama, tp mana 1 yg betul??


alhamdullilah, masih diberikan kekuatan untuk terus menerokai bumi Allah yang penuh barakah, kita mempersoalkan selayang atau sekilas pandang akan membuatkan kita faham segalanya, atau dengan memahami situasi ketika itu...

2 situasi akan aku cuba timbulkan:


                                                                                
::seorang insan berpakaian jubah ditemui meninggal dunia akibat strok di dalam  kelab malam::

                                                               &

::seorang insan yang meninggal dunia dalam keadaan sujud di surau  kampung. Kematian dipercayai berlaku pada pukul 3 pagi::

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
bahana selayang pandang

situasi pertama:

membaca sahaja terus kita akan lontarkan ketidaksangkaan dengan fi'il seorang insan ini, kesilapan besar yang dilakukannya membuatkan kita rasa sebegitu. Sepertinya keadaan zahirnya bertentangan dengan perbuatannya. barangkali tanggapan orang:-

'ha, tengoklah Allah nak tunjukkan. manusia bertopengkan agama inilah akibatnya'

ada yang lebih kejam mengatakan;

'menjatuhkan maruah agama betul, mati masuk neraka,' katanya dengan geram. 
( senangnya menghukum si mati dengan penyataan sebegitu, siapa kita nk nak menentukan tmpatnya di akhirat)

respon tipikal yang akan dizahirkan berikutan berita yang dikhabarkan. Lain pula kisahnya dengan khabar yang kedua.

Dengar sahaja, sejuk hati kita mendengarnya. bukan mudah nak meninggal dunia dalam kondisi begitu. Diberkati. dalam solat lagi. Sememangnya menjadi impian semua orang yang beriman untuk kembali ke rahmatullah pada masa dan tempat yang tepat.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

kebenaran yang kontradiksi

sesungguhnya setiap yang hidup akan mati, panggilan yang tiada tangguhnya. tidak kira di mana dan bila.. sudah tiba masa pasti akan kembali kepada penciptanya. (2:185)

persoalannya, adakah ini kesudahan mereka? sepertinya dengan statement itu, kita memahami lalu memberikan konklusi sebagaimana yang tadi. Adilkah ini semua berakhir dengan persepsi manusia di sekelilingnya berkata begitu??

O0o0o0o0op.. tunggu dahulu. kita dengarkan dahulu kebenarannya..

' orang itu sebenarnya dalam usaha melaksanakan dakwahnya di tempat yang penuh maksiat tu. Beraninya, usahanya luar biasa berbanding insan yang lain berdakwah di kalangan yang masyarakat yang normal sahaja. Allah. ( aku pun terasa). 

Mungkin dah sampai waktunya, Allah menarik nyawanya ketika berdakwah, aduhai mulianya.

tersentak?!! hmm.. macam mana dengan yang ini...

' rupa-rupanya, insan yang dipercayai meninggal dunia di surau itu terbabit dengan sindikit mencuri tabung surau. Setelah diperhatikan pergerakannya melalui cctv (surau moden :), sindikit yang telah berlaku buat kali ketiga di surau itu berjaya ditumpaskan. 

oleh kerana ternampak kelibat seseorang memasuki ke surau, si fulan segera membentuk posisi sujud dan tidak disangka-sangka kipas dinding menimpa kepala si fulan seraya meninggal dunia.

lagi haru mendengar penjelasan situasi kedua ni. hancur. disangka yang baik boleh dicontohi tapi segalanya carcamerba.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jadi, lesson of the day, memahami dahulu situasikan lebih baik, jangan terus menghukum andai kalian kalian berhadapan dengan situasi sebegini. Sesungguhnya islam berkehendakan begitu.

fikirlah dahulu

 bukan terus  melulu,

alangkah baik begitu,

moga menjadi matang selalu.

mata zahir senang dimanipulasi, lihatlah dengan mata hati

Monday, June 13, 2011

lelap dan silap

0 comments
salam mujahadah,

cuti yang hanya sekejap telah membuatkan aku lelap... sehingga meninggalkan blog ini bersawang dan berhabuk. Ya Allah, hakikat mengekalkan adalah lagi susah daripada mendapatkannya. momentum ingin menulis sesuatu yang bermakna persis ada naik dan turunnya.
manusia fitrahnya tidak sempurna... tp adakah itu justifikasi yang membuatkan kita alpa dengan obligasi kita. beringatlah sesungguhnya hidup kita ini berhutang dgn-Nya

silap itu bukannya untuk dipertahankan , tetapi utk disedari dan diperbaiki.  usah menuding jari kerana silap sendiri; 1 jari ke orang lain, 4 jari yg lain menuding kpd anda. ruang dan masa masih terbentang luas insyaallah, ayuh terus beringat dan harus diulang.

alhamdullillah, menjumpai semngatku kembali, syukran :)

Friday, October 21, 2011

down



aku kini bagai dibadai tsunami yang teruk, membuat aku rebah dan punah, aku kini keterbelakangan

ditinggalkan dalam arus yang tidak mengenal erti gagal itu apa..

Allah, dengarlah rintihan hamba-Mu ini,

yang mencari-cari secebis kekuatan, tunjukkanlah jalan yang benar dan terbaik utk aku lalui ini ke arah mencapai citaku

aku sedar, kealpaan itu yang membinasa aku, ku pohon maghfirahmu

namun, aku tetap bersyukur, aku masih di pertengahan perjalanan citaku kerana rahmatMu, 

masih lagi diberi ruang dan waktu, aku perlu untuk bangkit,

aku tidak mahu dengan kegagalan muslim seperti aku akan membawa fitnah kepada islam

aku tidak mahu itu, tidak dan tidak

aku percaya ya allah, izinkan aku menyentuh langit cinta-Mu

Tuesday, October 11, 2011

ada berani nak argue~~

salam mujahadah,

terkesan dengan teguran seorang sahabat, ' if you're saying u're lack of idea, u're simply wrong, coz Allah has created absolute creations beyond  our imagination. Just open your eyes and heart,  sorting it out as somehow, there is something to be told as refer back to the Creator
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

aku berhasrat nak berkongsi 1 kisah based on true story, panjang sikit tp bermakna, luangkan masa sedikit dari kelapangan yang kita ada utk kerja di bumi allah ini :)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


One Of The Best Arguments.!! I have ever read

Don’t miss even a single word…. It’s Too good

An atheist professor of philosophy speaks to his class on the problem science has with God, The Almighty.

He asks one of his new students to stand and…..

Prof: So you believe in God?

Student: Absolutely, sir.

Prof: Is God good?

Student: Sure.

Prof: Is God all-powerful?

Student: Yes..

Prof: My brother died of cancer even though he prayed to God to heal him. Most of us would attempt to help others who are ill. But God didn’t. How is this God good then? Hmm?
(Student is silent.)

Prof: You can’t answer, can you? Let’s start again, young fella. Is God good?

Student: Yes.

Prof: Is Satan good?

Student: No.

Prof: Where does Satan come from?

Student: From….God…

Prof: That’s right. Tell me son, is there evil in this world?

Student: Yes.

Prof: Evil is everywhere, isn’t it? And God did make everything. Correct?

Student: Yes.

Prof: So who created evil?
(Student does not answer.)

Prof: Is there sickness? Immorality? Hatred? Ugliness? All these terrible things exist in the world, don’t they?

Student: Yes, sir.

Prof: So, who created them?
(Student has no answer.)

Prof: Science says you have 5 senses you use to identify and observe the world around you. Tell me, son…Have you ever seen God?

Student: No, sir.

Prof: Tell us if you have ever heard your God?

Student: No, sir.

Prof: Have you ever felt your God, tasted your God, smelt your God? Have you ever had any sensory perception of God for that matter?

Student: No, sir. I’m afraid I haven’t.

Prof: Yet you still believe in Him?

Student: Yes.

Prof: According to empirical, testable, demonstrable protocol, science says your GOD doesn’t exist.
What do you say to that, son?

Student: Nothing. I only have my faith.

Prof: Yes. Faith. And that is the problem science has.

Student: Professor, is there such a thing as heat?

Prof: Yes.

Student: And is there such a thing as cold?

Prof: Yes.

Student: No sir. There isn’t.
(The lecture the after becomes very quiet with this turn of events.)

Student: Sir, you can have lots of heat, even more heat, superheat, mega heat, white heat, a little heat or no heat..
But we don’t have anything called cold. We can hit 458 degrees below zero which is no heat, but we can’t go any further after that. There is no such thing as cold. Cold is only a word we use to describe the absence of heat. We cannot measure cold. Heat is energy Cold is not the opposite of heat, sir, just the absence of it .
(There is pin-drop silence in the lecture theatre.)

Student: What about darkness, Professor? Is there such a thing as darkness?

Prof: Yes. What is night if there isn’t darkness?

Student : You’re wrong again, sir. Darkness is the absence of something. You can have low light, normal light, bright
light, flashing light…..But if you have no light constantly, you have nothing and it’s called darkness, isn’t it? In reality, darkness isn’t. If it were you would be able to make darkness darker, wouldn’t you?

Prof: So what is the point you are making, young man?

Student: Sir, my point is your philosophical premise is flawed.

Prof: Flawed? Can you explain how?

Student: Sir, you are working on the premise of duality. You argue there is life and then there is death, a good God and a bad God. You are viewing the concept of God as something finite, something we can measure. Sir, science can’t even explain a thought.. It uses electricity and magnetism, but has never seen, much less fully understood either one.To view death as the opposite of life is to be ignorant of the fact that death cannot exist as a substantive thing. Death is
not the opposite of life: just the absence of it.
Now tell me, Professor.Do you teach your students that they evolved from a monkey?

Prof: If you are referring to the natural evolutionary process, yes, of course, I do.

Student: Have you ever observed evolution with your own eyes, sir?
(The Professor shakes his head with a smile, beginning to realize where the argument is going.)

Student: Since no one has ever observed the process of evolution at work and cannot even prove that this process is an on-going endeavor, are you not teaching your opinion, sir? Are you not a scientist but a preacher? (The class is in uproar.)

Student: Is there anyone in the class who has ever seen the Professor’s brain?
(The class breaks out into laughter.)

Student : Is there anyone here who has ever heard the Professor’s brain, felt it, touched or smelt it? No one appears to have done so. So, according to the established rules of empirical, stable, demonstrable protocol, science says that you have no brain,sir. With all due respect, sir, how do we then trust your lectures, sir?
(The room is silent. The professor stares at the student, his face unfathomable.)

Prof: I guess you’ll have to take them on faith, son.

Student: That is it sir… The link between man & god is FAITH . That is all that keeps things moving & alive.


I believe you have enjoyed the conversation…and if so…you’ll probably want your friends/colleagues to enjoy the same…won’t you?….this is a true story, and the

student was none other than …….
APJ Abdul Kalam, the former President of India



Sunday, August 21, 2011

Hati Kecil Berbicara

salam mujahadah, sangat terkesan dgn kata-kata sahabat ini tentang sahabat kita di Palestin, '

'tatkala 21 ramadan (hari Al-Quds), berita sibuk menceritakan kehangatan bazar raya di jalan TAR, sedetail-detailnya, walhal perihal di Palestin tidak pula menjadi keutamaan buletin'

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



aku sering berdoa aku menjadi orang yg terpilih utk menerangi hati2 yg kegersangan.. tp brgkali hatiku sendiri masih banyak diselaputi dosa.. brgkali hati ini belum benar2 ikhlas utk berjuang.. brgkali hati ini lebih banyak mengeluh dr berjuang.. brgkali hati ini masih terikat dgn kehambaan kpd dunia dan seisinya dr mencari syurgaNya.. duhai pemilik hati, tunduklah dikau, kesibukan dunia jgn kau jdkan hijab utk berdamping dgn Tuhanmu.. apekah masih ada di dunia ini yg lebih berharga dr kenikmatan yg dijanjikan oleh Tuhanmu buat mujahidin yg terpilih?

sudah pasti tidakkk.. sudah pasti tidakkkk.. sudah pasti tidakkk..

wahai shbt2 yg kukasihi kerana Allah, ampunkan shbtmu ini andai kesibukanku membatasi aku dr menunaikan hakku terhadapmu.. sungguh, akulah hambaNya yg melampaui batas dan melakukan zalim terhdp diriku sendiri... doakan aku tetap teguh berdiri, menjulang tinggi keyakinan terhdp janji Illahi, redhaNya dicari, syurgaNya dikejari..

Adakah kamu menyangka bahawa kamu akan masuk Syurga padahal belum lagi nyata kepada Allah orang-orang berjihad dengan bersungguh di antara kamu, dan (belum lagi) nyata orang-orang yang sabar (tabah dan cekal hati dalam perjuangannya)? (Ali-Imran:142)

wahai ibuku, bapaku yg amat kucintai.. ampunkan anakmu andai terlalu banyak tanggungjwbku terhdpmu masih belum ditunaikan.. ampunkan diriku andai kedewasaan ku menyekatku dari bermanja dgnmu.. aku sedari, bonda dan ayahnda amat merindui anakmu yg manja dahulu.. tp ketahuilah kalian, perjuanganku juga adalah demi menghantar kalian menjadi penghuni syurga.. bukankah kalian pernah mendengar kalam Illahi :

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu); dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. 64:15)

Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. (QS. 64:17)

pinjamkanlah diriku sebentar utk terus berada dijalan ini.. dan doakan aku menjadi penyeri syurga firdausi bersama kalian nnt.. doakan aku diberi kesempatan hingga nafasku yg terakhir utk berbakti kpdmu..

Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhan-Mu, maka kamu akan menemui-Nya.” ( Al-Insyiqaaq :6)

Ya Allah Ya Tuhanku..
sungguh, aku tak layak masuk syugaMu,
namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu,
ampunkan dosaku terimalah taubatku,
sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa2 besar..
dosa2ku bagaikan pepasir di pantai..
dengan rahmatMu, 
ampunkan daku oh Tuhanku....

Akulah hamba,,,
yg mengharap belas kasihMu..

"Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah.

Wahai Tuhan kami! janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami.

Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya.

Dan maafkanlah kesalahan kami, dan berilah rahmat kepada kami, dan beri Penolong kami oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir". (Al-Baqarah :286)


Wednesday, June 22, 2011

He is No OtHer

 salam mujahadah,

' ayahku x banyak katanya, lebih banyak kerjanya daripada cakapnya, namun sekali cakap, kadangkala menggegar hatiku, kerana bait2 katanya akan kembali mengingatkan aku kisah silam'

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
kronologi,

sejak kecil ayahku sekeluarga ditinggalkan oleh ayahnya (atuk) , membuatkan hidup mereka dalam kesusahan. pendidikan pun tidak seberapa. cuma abg sulung dan abg keduanya mendapat pendidikan yang sempurna.

Ayahku tidak berpeluang, zaman persekolahannya berakhir di sekolah teknik. dengan sijil yang dimiliki, dia mengembara untuk mendapatkan kerja dan pengalaman.

waktu itu 1985, ke johor tempatnya memulakan kariernya, sebagai mekanik automobil. Perginya dari kampung halaman, bagan datuk, perak ke pasir gudang, johor, bukan dengan menaiki bas seperti insan lain yang ingin berhijrah ke kota,

dengan berbekalkan motosikal capuk yg diwarisi keluarga, perjalanan yang mengambil masa hampir 6 jam itu sampai ke destinasi, tidak disangka penghijrahannya ternyata berbaloi.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
segalanya bermula,

permulaan memang menyukarkan, seorang diri, menyesuaikan diri dengan keadaaan sekeliling, tapi lama kelamaan, kesukaran dapat diatasi sikit demi sikit. Pengalaman hidupnya ketika kecil banyak membantunya. Ayahku mendapat kasih sayang daripada keluarga angkat di Johor, mungkin ehsan dari kawan sekerja yang memahami keadaannya.

tawaran ke Jepun

program pandang ke timur, telah membawa ayah ku ke negara matahari terbit itu, untuk mendalami dan mempelajari bidang yang diceburi, pulangnya selepas 2 tahun, telah menjadiknnya lebih berkeyakinan dan lebih matang lagi.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


kini

ayahku kini menginjak umur separuh abad. perkahwinan yang diikat sekitar tahun 90 an terus berpanjangan, dan kerana mereka aku dan 2 orang lagi adikku mengenali dunia ini. Sepanjang aku membesar, aku banyak belajar daripada memerhati ayahku dari sudut hidupnya, yang bersungguh-sungguh dan komited. alhamdulillah , Allah mengurniakan aku kefahaman dan kesedaran daripada pemerhatian aku tentang kedua-dua ibu bapaku ini.

ranjau yang perih..

sejak bangku sekolah rendah lagi, aku mula faham segalanya. ingat lagi, saat ingin menghantar aku ke sekolah rendah dulu, hanya lori usang menjadi kenderaan... seperti kanak2 yang lain, kereta yang hebat2 menjadi medium. aku tidak mengeluh tapi bertambah kuat...

memang fitrah seorang lelaki, dia tidak suka menampakkan kelemahannya dan dipandang begitu. ayahku, waktu sekolah rendah adalah waktu sukar baginya, kerja tidak menentu . Namun, ada sahaja wang untuk menampung keluarga, rezekinya, alhamdulillah. Tapi aku tidak minta lebih, kasut dan beg yang boleh dipakai, aku jaga dan pakai sampai koyak.

ada sampai 1 ketika, baju dan seluar sekolah agama, aku pakai sampai 'senteng' ,mak aku kata, tukar la, tapi aku menjawab, x payah rasanya , jawapan yang melindungi niat utk tidak menyusahkan ayahku itu.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

pasca sekolah,

tamat zaman persekolahan membuatkan aku berniat untuk berkerja dengan ayahku. Melihat sendiri kesusahan ayahku dalam mencari rezeki memang satu peluang yg Allah berikan. Ternyata itulah hakikatnya;

Sememangnya ayahku dikurniakan dengan kemahiran yang serba-serbi, mekanik, plumbing, electrician, dan renovate rumah seperti tandas dan mengecat. aku percaya itu tidak lahir dari teori tetapi melalui pengalaman hidupnya. bagiku, dia seakan 'Macgyver'

tidak mengira kerja itu kotor zahirnya, outcomenya sedikit, tetapi pada dasarnya halal pekerjaannya. ada 1 ketika, aku bersama ayah membetulkan pintu rumah sampah di sekitar kuala lumpur.

Bayangkan, kalau orang kata sampah itu busuk dan bukan utk didekati, ayahku membelakangkan soal itu kerana di situlah pintu rezekinya. hari2 itu aku menjadi pembantu setianya.

dan ada sekali aku membantunya membaiki 'clutch' traktor,.. berminyak, campur berpeluh mengerjakan besi ini yang hampir seberat ratusan kg ini. ternyata bukan mudah.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
aku belajar dari sikapnya,

biarpun hidup sukar, dia tidak pernah kedekut dengan senyuman dan peramah orangnya, senang didekati dan tidak ambil hati. Dan tidak kusangka, ayahku ini bukannya seorang yang berdendam..

kerana masakan tidak, setiap kali hari raya, dia masih lagi melawat ayah kandungnya yg 1 ketika dulu pernah meninggalkan keluarganya itu.. mengambil berat lagi pasal ayahnya itu meski kini ayahnya itu sudah kembali kepada Ilahi.

kendatipun byak kekurangan dari sudut mendalami serba serbi dalam bidang agama kerana keluarganya tidak terlalu menekankan, dia tidak segan belajar daripada ibuku , dan syukur kerana ilmu yg kutimba sewaktu di sekolah agama dulu,  dapat membantu ayahku itu.

---------------------------------------------
aku tahu ayahku tidak sehebat ayah2 lain di dunia ini yang semestinya kerja bagus2, berjawatan tinggi malahan
hebat lagi.
Tapi di mataku, dialah lelaki terbaik yang pernah aku temui dalah hidupku. terima kasih ya Allah kerana menjadi dia sebagai walidku.
semoga dirahmati dan diredhai dalam hidupnya. amin

  'biar dompet kita nipis, tapi jangan akhlak tu yang menipis'

  ' walaupun hidup kita ini susah, tapi lihat ada orang lagi susah dan menderita, bersyukur la '

'insyaallah, biarpun walid hanya seorang mekanik biasa, tapi anaknya nanti menjadi doktor islam yang luar biasa'

Thursday, June 16, 2011

aNtaRa SeLayanG PandanG daN KebenaRaN

salam mujahadah,

sekali dan dua kali pandang pasti tidak akan sama, tp mana 1 yg betul??


alhamdullilah, masih diberikan kekuatan untuk terus menerokai bumi Allah yang penuh barakah, kita mempersoalkan selayang atau sekilas pandang akan membuatkan kita faham segalanya, atau dengan memahami situasi ketika itu...

2 situasi akan aku cuba timbulkan:


                                                                                
::seorang insan berpakaian jubah ditemui meninggal dunia akibat strok di dalam  kelab malam::

                                                               &

::seorang insan yang meninggal dunia dalam keadaan sujud di surau  kampung. Kematian dipercayai berlaku pada pukul 3 pagi::

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
bahana selayang pandang

situasi pertama:

membaca sahaja terus kita akan lontarkan ketidaksangkaan dengan fi'il seorang insan ini, kesilapan besar yang dilakukannya membuatkan kita rasa sebegitu. Sepertinya keadaan zahirnya bertentangan dengan perbuatannya. barangkali tanggapan orang:-

'ha, tengoklah Allah nak tunjukkan. manusia bertopengkan agama inilah akibatnya'

ada yang lebih kejam mengatakan;

'menjatuhkan maruah agama betul, mati masuk neraka,' katanya dengan geram. 
( senangnya menghukum si mati dengan penyataan sebegitu, siapa kita nk nak menentukan tmpatnya di akhirat)

respon tipikal yang akan dizahirkan berikutan berita yang dikhabarkan. Lain pula kisahnya dengan khabar yang kedua.

Dengar sahaja, sejuk hati kita mendengarnya. bukan mudah nak meninggal dunia dalam kondisi begitu. Diberkati. dalam solat lagi. Sememangnya menjadi impian semua orang yang beriman untuk kembali ke rahmatullah pada masa dan tempat yang tepat.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

kebenaran yang kontradiksi

sesungguhnya setiap yang hidup akan mati, panggilan yang tiada tangguhnya. tidak kira di mana dan bila.. sudah tiba masa pasti akan kembali kepada penciptanya. (2:185)

persoalannya, adakah ini kesudahan mereka? sepertinya dengan statement itu, kita memahami lalu memberikan konklusi sebagaimana yang tadi. Adilkah ini semua berakhir dengan persepsi manusia di sekelilingnya berkata begitu??

O0o0o0o0op.. tunggu dahulu. kita dengarkan dahulu kebenarannya..

' orang itu sebenarnya dalam usaha melaksanakan dakwahnya di tempat yang penuh maksiat tu. Beraninya, usahanya luar biasa berbanding insan yang lain berdakwah di kalangan yang masyarakat yang normal sahaja. Allah. ( aku pun terasa). 

Mungkin dah sampai waktunya, Allah menarik nyawanya ketika berdakwah, aduhai mulianya.

tersentak?!! hmm.. macam mana dengan yang ini...

' rupa-rupanya, insan yang dipercayai meninggal dunia di surau itu terbabit dengan sindikit mencuri tabung surau. Setelah diperhatikan pergerakannya melalui cctv (surau moden :), sindikit yang telah berlaku buat kali ketiga di surau itu berjaya ditumpaskan. 

oleh kerana ternampak kelibat seseorang memasuki ke surau, si fulan segera membentuk posisi sujud dan tidak disangka-sangka kipas dinding menimpa kepala si fulan seraya meninggal dunia.

lagi haru mendengar penjelasan situasi kedua ni. hancur. disangka yang baik boleh dicontohi tapi segalanya carcamerba.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jadi, lesson of the day, memahami dahulu situasikan lebih baik, jangan terus menghukum andai kalian kalian berhadapan dengan situasi sebegini. Sesungguhnya islam berkehendakan begitu.

fikirlah dahulu

 bukan terus  melulu,

alangkah baik begitu,

moga menjadi matang selalu.

mata zahir senang dimanipulasi, lihatlah dengan mata hati

Monday, June 13, 2011

lelap dan silap

salam mujahadah,

cuti yang hanya sekejap telah membuatkan aku lelap... sehingga meninggalkan blog ini bersawang dan berhabuk. Ya Allah, hakikat mengekalkan adalah lagi susah daripada mendapatkannya. momentum ingin menulis sesuatu yang bermakna persis ada naik dan turunnya.
manusia fitrahnya tidak sempurna... tp adakah itu justifikasi yang membuatkan kita alpa dengan obligasi kita. beringatlah sesungguhnya hidup kita ini berhutang dgn-Nya

silap itu bukannya untuk dipertahankan , tetapi utk disedari dan diperbaiki.  usah menuding jari kerana silap sendiri; 1 jari ke orang lain, 4 jari yg lain menuding kpd anda. ruang dan masa masih terbentang luas insyaallah, ayuh terus beringat dan harus diulang.

alhamdullillah, menjumpai semngatku kembali, syukran :)