Thursday, March 28, 2013

Sinetron Juma'ah: Ashabul Ukhdud

0 comments






Assalamualaikum, salam juma'ah

Di dalam al-Quran, kita sering membaca terjemahannya tetapi kita tidak tahu tafsir bagi setiap surah hingga kita tidak sedar, betapa banyak penceritaan di sebalik setiap kalamullah itu. 

Ini kerana, ramai yang beranggapan bahawa membaca buku tanpa berguru itu ibarat menuntut ilmu dengan syaitan. Tetapi mereka terlupa, sebaik-baik buku bacaan adalah al-Quran. Membaca terjemahannya sahaja tidak akan sempurna sehingga kita membelek beberapa kitab tafsir. 

Tafsir dan terjemahan di sisi Al-Quran

Terdapat banyak kitab tafsir al-Quran yang telah berada di pasaran yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Tabari, Tafsir Baghawi, Tafsir Al-Azhar, Tafsir al-Jalalin, Tafsir Ibnu Abbas, Tafsir Ibnu Mas'od dan lain-lain lagi. Setiap kitab tafsir mempunyai keunikan tersendiri.


Pada kebiasaanya, ia di susun mengikut sesebuah ayat, diikuti hadis nabi (sama ada hadis sahih atau hadis dhaif), atsar para sahabat dan tabi'in dan kemudian diakhiri dengan ulasan pengarang kitab sama ada melalui jalan cerita dari hadis maudhu, kisah Israiliyat mahupun kitab catatan sejarah.




Apa cerita dalam Surah Al-Buruj




 

Uniknya di dalam Tafsir Surah Al-Buruj terdapat peristiwa Kisah Ashabul Ukhdud. Apakah kisahnya itu?



-------------------------------------------------------------------

  وَالسَّمَاء ذَاتِ الْبُرُوجِ (1) وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ (2) وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ (3) قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ (4) النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ (5) إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ (6) وَهُمْ عَلَى مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ (7) وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَن يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ (8) الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (9) إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ (10

1. Demi langit Yang mempunyai tempat-tempat peredaran bintang-bintang;

2. dan hari (pembalasan) Yang dijanjikan;

3. dan makhluk-makhluk Yang hadir menyaksikan hari itu, serta Segala keadaan Yang disaksikan; -

4. Celakalah kaum Yang menggali parit,

5. (Parit) api Yang penuh Dengan bahan bakaran,

6. (Mereka dilaknat) ketika mereka duduk di kelilingnya,

7. sambil mereka melihat apa Yang mereka lakukan kepada orang-orang Yang beriman.

8. dan mereka tidak marah dan menyeksa orang-orang Yang beriman itu melainkan kerana orang-orang itu beriman kepada Allah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Terpuji!

9. Tuhan Yang Menguasai Segala alam langit dan bumi. dan (ingatlah), Allah sentiasa menyaksikan tiap-tiap sesuatu.

10. Sesungguhnya orang-orang Yang menimpakan bencana untuk memesongkan orang-orang lelaki Yang beriman dan orang-orang perempuan Yang beriman, kemudian mereka tidak bertaubat, maka mereka akan beroleh azab neraka jahannam (kerana perbuatan buruk itu), dan mereka akan beroleh lagi azab api Yang kuat membakar (kerana mereka tidak bertaubat).

“Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan ujian kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan,”, yakni dengan membakar mereka. Demikian yang dikemukakan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, ad-Dhahhak dan Ibnu Abza.

------------------------------------------------------

Ciretera bermula


Bagi tafsir surah al-Buruj ayat 1-10, Imam Ibnu Katsir memetik hadis berikut iaitu:
Allah menjadikan langit dan bintang sebagai saksi untuk peristiwa ashabul ukhdud (Para Pembuat Parit).


Telah menceritakan kepada kami 'Affan Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah telah mengkhabarkan kepada kami Tsabit dari 'Abdur Rahman bin Abu Laila dari Shuhaib bahwa Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:



 


"Dulu sebelum kalian ada seorang raja, ia memiliki tukang sihir, saat tukang sihir sudah tua, ia berkata kepada rajanya: Aku sudah tua dan ajalku sudah tiba, serahkan seorang pemuda kepadaku untuk aku ajari sihir. Lalu seorang pemuda diserahkan padanya, ia mengajarkan sihir kepada pemuda itu. (Jarak) antara tukang sihir dan si raja terdapat seorang rahib.

 
Si pemuda itu mendatangi rahib dan mendengar kata-katanya, ia kagum akan kata-kata si rahib itu sehingga (dia kerisauan kerana kelewatan itu) bila datang ke si penyihir pasti dipukul, ia (guru tukang sihirnya akan) bertanya: Apa yang menghalangmu (sehingga terlewat)? Dan bila ia pulang (ke rumah) keluarganya, mereka pasti memukulnya, mereka bertanya: Apa yang menghalangmu (sehingga terlewat pulang ke rumah)?

 

Pemuda itu mengeluhkan hal itu kepada si rahib, 


ia berkata: Bila tukang sihir hendak memukulmu,
katakan: Keluargaku menahanku, dan bila keluargamu hendak memukulmu, katakan: Si tukang sihir menahanku.

 

Saat seperti itu, pada suatu hari ia terserempak dengan haiwan yang besar yang menghalangi jalanan orang, 


ia mengambil batu lalu berkata: 


Ya Allah, bila urusan si rahib lebih Engkau sukai dan membuatmu senang dari pada tukang sihir itu maka bunuhlah binatang ini (dengan sekali rejam) hingga orang boleh lalu di sini. Ia melemparkan batu itu dan membunuhnya, orang-orang pun dapat lalu jalan itu.

 

Ia memberitahukan hal itu kepada si rahib. Si rahib berkata: Pemudaku, engkau lebih baik dariku dan engkau akan mendapat ujian, bila kau mendapat ujian jangan menunjukkan kepadaku (akan latar belakang diriku).




Segalanya sudah direncana-Nya

Si pemuda itu mampu menyembuhkan orang buta dan berbagai penyakit. Salah seorang sahabat raja yang buta lalu ia mendengarnya, ia mendatangi pemuda itu dengan membawa hadiah yang banyak, ia berkata: Sembuhkan aku dan kau akan mendapatkan yang aku kumpulkan di sini. 

Pemuda itu berkata: Aku tidak menyembuhkan seorang pun, yang menyembuhkan hanyalah Allah 'azza wajalla, bila kau beriman padanya, aku akan berdoa kepadaNya agar menyembuhkanmu. Teman si raja itu pun beriman lalu pemuda itu berdoa kepada Allah Subhaanahu wa Ta'ala lalu ia pun sembuh.

Sahabat kepada raja itu kemudian mendatangi raja lalu duduk mendekatinya.
 
Si raja: Hai fulan, siapa yang menyembuhkan matamu?
Orang itu menjawab: Rabbku.
Si raja:Aku?
Orang itu: bukan, tapi Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.
Si raja: Apa kau punya tuhan selainku?
Ia menjawab: Ya.

Si raja terus menyeksanya hingga ia menunjukkan pada pemuda itu lalu ia mengirim utusan menemuinya, ia berkata: Pemudaku, sihirmu yang bisa menyembuhkan orang buta, sopak dan penyakit-penyakit ini telah terdengar di mana-mana.

Pemuda itu berkata: Bukan aku yang menyembuhkan, tidak ada yang bisa menyembuhkan selain Allah 'azza wajalla.
 
Raja berkata: Aku?
Pemuda itu berkata: Bukan.
Raja berkata: Apa kau punya tuhan selainku?

Pemuda itu menjawab: Ya, Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.
 
Si raja menyeksa pemuda itu hingga ia menunjukkan pula kepada si rahib.
 
Si raja mendatangi si rahib dan berkata: 
Tinggalkan agamamu.
 
Si rahib tidak mahu lalu si raja meletakkan gergaji tepat di tengah kepalanya hingga sebelahnya terkapar di tanah.
 
Si raja berkata kepada pemuda itu: Tinggalkan agamamu.
Pemuda itu tidak mau. Lalu si raja mengirimnya ke gunung berserta sekian tenteranya, raja berkata: Bila kamu semua sudah mencapai puncaknya, bila ia mahu meninggalkan agamanya (biarkanlah dia) dan bila tidak mahu, lemparkan dari atas gunung.
 
Saat mereka berada di atas gunung, pemuda itu berdoa: (اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ) Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu.
 
Ternyata gunung menggegarkan mereka dan mereka semua terlempar. Pemuda itu kembali pulang hingga tiba di hadapan raja.
 
Raja berkata: Bagaimana keadaan kawan-kawanmu?
 
Pemuda itu menjawab: Allah 'azza wajalla mencukupiku dari mereka.


Si raja lalu mengirimnya ke sebuah perahu bersama sekian tenteranya, raja berkata: Bawalah ke tengah laut, bila ia mahu meninggalkan agamanya (bawalah dia pulang) dan bila ia tidak mahu meninggalkannya, tenggelamkan dia.
Mereka membawanya ke tengah laut lalu pemuda itu berdoa: (اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ) Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu. Akhirnya mereka semua tenggelam.
 

Pemuda itu pulang hingga tiba di hadapan raja, 
raja bertanya: Bagaimana keadaan teman-temanmu.


Pemuda itu menjawab: Allah 'azza wajalla mencukupiku dari mereka




Setelah itu ia berkata kepada raja: Kau tidak akan mampu membunuhku hingga kau melakukan yang aku perintahkan, bila kau mahu melakukan yang aku perintahkan, kau akan dapat membunuhku.

Raja bertanya: Apa itu?
 
Pemuda itu berkata: Kumpulkan semua orang di tanah luas lalu saliblah aku di atas pelepah, ambillah satu anak panah dari sarung panahku lalu ucapkan: (بِسْمِ اللَّهِ رَبِّ الْغُلَامِ) Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini. Bila kau melakukannya (sebagaimana perintahku ini) kau akan dapat membunuhku.

Akhirnya raja itu melakukannya. Ia meletakkan anak panah di tengah-tengah panah lalu melesaknya seraya berkata: (اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ) Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini.
Anak panah dilesakkan ke pelipis pemuda itu lalu pemuda meletakkan tangannya di tempat panah menancap kemudian mati.


Pengakhiran dan impak

 

(Tiba-tiba, tanpa disangka-sangka) Orang-orang (yang berada di tanah lapang) berkata: Kami beriman dengan Rabb pemuda itu.

Dikatakan kepada raja: Tahukah kamu akan sesuatu yang kau khuatir, demi Allah kini telah menimpamu. Orang-orang itu beriman seluruhnya.
 
Si raja kemudian memerintahkan (bala tenteranya) membuat lubang di jalanan kemudian dinyalakan api. 
Raja berkata: Siapa pun yang meninggalkan agamanya, biarkan dan bila tidak mahu jerumuskan di dalamnya. Mereka dengan cepat mendatanginya dan saling mendorong hingga datanglah seorang wanita bersama anaknya yang masih menyusu, sepertinya ia hendak mundur agar tidak terjatuh dalam kubangan api lalu si bayi itu berkata: Ibuku, bersabarlah, sesungguhnya engkau berada di atas kebenaran." (Hadis Riwayat Ahmad di dalam bab Musnad Al-Ansar No: 23413)

--------------------------------------


kalamullah tertulis 1001 hikmah

 
Kisah yang menarik dan mendalam bagi sesiapa yang membaca dengan mata hati. ambillah ibrah dan biarlah ia menjadi kekuatan utk kita sebagai hamba-Nya yang taat.



 

Friday, February 1, 2013

Kapan aja ujian menambrak

1 comments
salam perjuangan,

andai ketika branchial arch III  tidak terbentuk dengan baik saat aku masih dalam kandungan ummi,
pasti mulut ini tidak akan terbuka dan tertutup utk meluahkan madah bicara

andai neural tube tidak dibentuk baik saat ini, pasti pembentukan cerebrum, cerebellum dan keluarga otak yang lain, akan berkembang tanpa sempurna, dan kita tidak lain digelar mental retarded, dan saat itu kita dialienasi disebabkan kelainan kita antara yang normal.

even if I am mentally retarded, this thought will never cross in my mind, in the first place.

tidak pula terdetik untuk berfikir pasal diri, apatah lagi ummah. Yang pasti, ada tempat yang sudah direserved untuk aku di Jannah sana.

Ironi.

"Kau ni dah cukup sempurna. boleh berfikir baik buruk, kau punya tanggungjawab untuk diri kamu atas nama Islam"

Huh, embriologi membuatkan aku berfikir. Genetika apakah lagi.

Dunia diisi juga dengan pelbagai moster hidup yang lahir atas kehendak-Nya. Puncanya, mutasi yang berlaku hebat ke atas manusia seperti aku, kau dan mereka.

Sebenarnya kita sedang berperang

dengan musuh cilik tapi kejam bernama virus.

Penangan dari ujian blok yang lalu dan akan tiba.

...........................................................................................................................


Pandanglah ujian dengan hatimu
ujian adalah perbuatan Tuhanmu
bukan untuk menghancurkan tetapi untuk meneguhkanmu
bila kamu memperolehi keteguhan baharu kamu menjadi pilihan
bila sudah lulus dan dipilih


Dia bangga memperkenalkan kamu kepada makhluk-Nya
keteguhan kamu melintasi ujian
menjadi dalil pilihan-Nya adalah tepat
inilah keadilan-Nya.

Ujian ditujukan kepada rohani bukan kepada jasad atau jiwa
tujuannya untuk mengukur tauhid
bukan sekadar untuk kesabaran
apakah nilai sabar tanpa tauhid
bukankah sabar juga bersama si kafir.

 
Ujian yang diterima dengan iman meneguhkan tauhid
menambahkan kekuatan pandangan hati
tidak berkelip memandang kepada Tuhan
sehingga kepedihan ujian menjadi kemanisan.
Ujian adalah pentas sandiwara
mempamerkan kebijaksanaan Tuan Pengarah
bila engkau diberi watak menderita
hingga berjaya membuat penonton menangis


ketahuilah
engkau adalah pelakon penting
diasuh untuk menjadi bintang
bakal menerima ganjaran lumayan.
Apabila engkau menjadi pelakon
apa bezanya watak gembira dengan watak duka
skrip di tangan Tuan Pengarah. 

p/s: panjangkan doa utk exam final blok ini. allah yusahhil.

Thursday, January 10, 2013

#3 word wisdom

0 comments

salam perjuangan.

sekali lagi, dipukul. wake up call. Alhamdulillah. ada orang mengingatkan, dan saya juga akan mengingatkan.

p/s: ramainya insan-insan yang saya sayang dan sanjung jatuh hari lahir bulan januari ini. Pertama, Mursyidul Am parti politik di Malaysia, PAS jatuh pada hari ini. 10/1. Antara katanya yang diutarakan,


"Bismillah, sesungguhnya usia adalah nikmat yang akan ditanya oleh Allah swt. Semakin bertambah usia seseorang, ertinya semakin banyak persoalan yang perlu dijawab dihadapannya nanti, biarlah nikmat kehidupan ini menjadi saksi bahawa kita telah melakukan amal soleh di dunia ini, in shaa allah."



aku percaya, usianya terlalu banyak dihabiskan di ruangan dakwah. moga allah memberkati pejuang agama ini. kedua, ummi dan walidku masing-masing sudah bertambah usianya. Berfikir sejenak.

On top of that, our beloved prophet, Rasullullah birthday is coming this january. Do we forget about him?


Friday, January 4, 2013

"100 plus" untuk pemuda

0 comments
 
 T.Perahu. Bandung

Salam perjuangan

Rasulullah SAW menjadikan pemuda sebagai anasir taghyir (unsur-unsur perubah). Mereka dilatih dan dibimbing untuk menjadi pemimpin dan juru dakwah. Mereka dibentuk menjadi mata rantai Islam yang tangguh dan cekal. 

Mereka antaranya ialah Ali bin Abi Talib R.A, Mus’ab bin Umair R.A, Sa’ad bin Abi Waqash R.A, Zaid bin Haritsah R.A, Umar bin Khattab R.A, Usamah bin Zaid R.A, juga kebanyakan para sahabat Nabi"

Sebagai contoh, da’ie dan duta Islam pertama yang diutus Rasulullah SAW di kota Yathrib adalah Mus’ab bin Umair R.A. Dahulunya sebelum memeluk Islam, beliau adalah pemuda yang kaya hidupnya agak mewah. Setelah menerima Islam dan ditarbiyyah Rasulullah SAW, Mus’ab R.A berubah menjadi pemuda sederhana, tetapi aktif di jalan dakwah dan jihad Islam.


 Sehingga wafatnya Mus’ab, Rasulullah SAW menitiskan air matanya melihat Mus’ab yang dahulunya mewah, hanya dikafani kain yang yang tidak cukup. Beruntunglah Mus’ab R.A sebagai pemuda dakwah yang telah menjalankan amanahnya.

Pemuda sebagai hujun tombak untuk dakwah, maka Islam pun meluncur bagai anak panah. Potensi tenaga muda mereka diarahkan untuk hal yang positif dan membangun (jiwa Islam).




apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, sedang belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar' (3:142)

in shaa allah!

Wednesday, January 2, 2013

::Duhai Alat::

0 comments

wahai alat,
aku dihukum oleh kerana aku menggunakanmu, aku kini menjadi "hamba"mu

wahai alat,
aku tahu adanya kau yg lahir dari fikiran manusia itu memudahkan, melicinkan kehidupan ini, namun aku yakin, dan pasti ada limitasi yang ada pada kau.

wahai alat,
sifatmu ada kekurangan justeru, aku akan kembali utk merujuk kepada kalam-Nya yang lengkap; yang ada pada ultimate reference itu , kau juga harus ada, kerana hadirmu mempunyai nilainya yang baik untukku

wahai alat
kalau yang ada padamu, tidak ada pada rujukanku , akanku cari hujah utk pertimbangkanmu, kalau kemudaratan itu lebih banyak, aku kutolak kau, apatah lagi, yang bertentangan dengan rujukanku.

wahai alat,
kau hanya aku per'alat'kan, jauh utk aku jadikan ia matlamat
kerana matlamatku itu hanya pada perjuangan agama Allah yang suci.

That makes the differences between us.

Saturday, December 29, 2012

#2 when picture Speaks

0 comments

Ambil hikmah, bukan terus kata mereka ini salah!

henshin TIADA Gunanya kalau....

0 comments
terang- terang, manusia tersuluh cahaya benderang,
gelap-gelap, dibayangi dunia insan tersilap.

Tadinya, secangkir teh sariwangi dan sepinggan cucur menemani saat-saat ghurub(terbenam) matahari di ufuk barat. Aura panasnya membugar seperti dapat melawan kedinginan petang yang dihujani air-air yang turun dari langit Ilahi. Terasa nikmat sebentar, saat duduk-duduk menunggu azan akan berkumandang. Fikiran tertumpu kepada pencarian 1001 hikmah yang terselindung di muka bumi Allah ini lebih-lebih lagi di muka bumi Pak Hamka.

" Ni lah istimewanya kalau kuliah di Uni Kristian ini, tiap hujung tahun pasti cuti menjangkau ke awal tahun baru masihi"


"Adala gaya mcm cuti winter atau summer klau duduk negeri atas angin.tapi ini versi Nusantara"

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kalau hati ini boleh dibuat kompartmen, dibuat laci, ditambah extra features contoh tempat hanger, pasti akan diletakkan segalanya dari sejarah nostalgia dulu-dulu, komitmen, keinginan, dan sebagainya.

"Alhamdulillah, ada seorang abang, telah menunjukkan ke mana haluan hidup ini harus diarahkan. Sekarang  baru aku mengerti, hidupkan islam dalam diri kita, bukan tercetak sebagai retorik semata. Kini kompartmen dalam hati ini perlu aku rombak semula, akan kuletakkan ianya tertinggi sekali bahagiaannya"

orang yang tiada kehidupan, ialah orang yang tiada prioriti dalam hidupnya- Dr Muhaya

Kesedaran kian berputik. Usaha dan doa tidak putus-putus dilakukan agar hidayah ini terus melembutkan hati-hati ini dan menggerakkan kita sebagai muslim. Namun kita terlupa, untuk meminta kekuatan dari-Nya kerana sesungguhnya dunia ini kuat pengaruhnya bahkan boleh jadi dominan ke atas kita.

Dalam hidup ini, itulah medan aplikasi untuk ilmu yang didapatkan, melihat sekuat dan bererti apakah jiwa-jiwa yang ditarbiah. Dalam perjalanan ini, kita bersosial, berpersatuan dan tentunya bergaul dengan makhluk Allah yang hidup di atas muka bumi ini.

Apa yang menyedihkan, ada jiwa-jiwa yang ditarbiah ini terlalai dengan ikhtilat antara lelaki dan perempuan, akhlaknya yang kurang molek untuk dipandang, terabai sesuatu dalam kepimpinan berorganisasi. Sepertinya tiada makna tarbiah itu, dan seolah-olah ada dikotomi antara agama dan personal life?

sudah masanya, shift our mind yang islam is always applicable in our life

Mungkin sudah masanya, bercakap apa yang perlu, hal penting apabila dengan yang berlainan gender, kalau nak berkongsi kita ada lagi sahabat serumah, tu ha, ada family utk luahkan apa-apa masalah. yang lagha tu, x payah la rasanya.

sudah masanya, kita molekkan bicara kita, berhentilah menyinggung perasaan orang lain, dan alangkah baik, klau kita seek to understand people, then to be understood. kalau orang lain x menanggapi kita dengan baik, makanya ada masalah dengan insan itu.

sudah masanya, dalam berorganisasi, kita islamisasi organisasi kita, tidak kira kita ketua atau hanya ahli biasa. contoh mudah, kita berhenti sebentar andai sudah waktu solat, memberi pendapat atau mengkritisi sesuatu pendapat itu tidak menghentam, hadirkan cara yang bersesuaian untuk menanggapi dan sebagainya.

sudah masanya, untuk reconstruct balik dan orientasi semua minda ini sesuai dengan panduan evergreen kita, Quran dan As-sunnah. Tanya diri kita apakah ultimate tujuan kita mahu bersama-sama dalam perjuangan ini, adakah sekadar trend ikut-mengikut, atau kerana ada redha-Nya yang menanti? syukur kita diberikan hidayah untuk memahami erti islam yang sebenar-benarnya, diberikan al-fahmu dalam perjuangan ini. moga-moga terus tsabat sama-sama kita terus titipkan doa.

tidak sesekali meminta untuk menjadi perfect, bahawa sesungguhnya, ibtila' dari Allah tidak akan berhenti kunjung tiba untuk menguji hamba-hamba antaranya, dengan dunia ini yang ramai di kalangan masih menolak kebenaran, ada pula yang mengambil secara sebahagian, dan mengabaikan sebahagian yang lain, atas pagar, melukut di tepi gantang dan semangat fanatisme yang melebih-melebih atas sesuatu yang batil.

Itulah realitinya, dan makanya, itulah resmi kita dipilih untuk berada atas jalan ini.


Islahlah dan men'islahkan ,wahai ansarullah!


p/s Henshin means berubah in jepun, siapa2 yang gemar tengok cerita kamen rider, kt situ henshin ni byk kali digunakan especially nak bertukarlah.











Thursday, March 28, 2013

Sinetron Juma'ah: Ashabul Ukhdud







Assalamualaikum, salam juma'ah

Di dalam al-Quran, kita sering membaca terjemahannya tetapi kita tidak tahu tafsir bagi setiap surah hingga kita tidak sedar, betapa banyak penceritaan di sebalik setiap kalamullah itu. 

Ini kerana, ramai yang beranggapan bahawa membaca buku tanpa berguru itu ibarat menuntut ilmu dengan syaitan. Tetapi mereka terlupa, sebaik-baik buku bacaan adalah al-Quran. Membaca terjemahannya sahaja tidak akan sempurna sehingga kita membelek beberapa kitab tafsir. 

Tafsir dan terjemahan di sisi Al-Quran

Terdapat banyak kitab tafsir al-Quran yang telah berada di pasaran yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Tabari, Tafsir Baghawi, Tafsir Al-Azhar, Tafsir al-Jalalin, Tafsir Ibnu Abbas, Tafsir Ibnu Mas'od dan lain-lain lagi. Setiap kitab tafsir mempunyai keunikan tersendiri.


Pada kebiasaanya, ia di susun mengikut sesebuah ayat, diikuti hadis nabi (sama ada hadis sahih atau hadis dhaif), atsar para sahabat dan tabi'in dan kemudian diakhiri dengan ulasan pengarang kitab sama ada melalui jalan cerita dari hadis maudhu, kisah Israiliyat mahupun kitab catatan sejarah.




Apa cerita dalam Surah Al-Buruj




 

Uniknya di dalam Tafsir Surah Al-Buruj terdapat peristiwa Kisah Ashabul Ukhdud. Apakah kisahnya itu?



-------------------------------------------------------------------

  وَالسَّمَاء ذَاتِ الْبُرُوجِ (1) وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ (2) وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ (3) قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ (4) النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ (5) إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ (6) وَهُمْ عَلَى مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ (7) وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَن يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ (8) الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (9) إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ (10

1. Demi langit Yang mempunyai tempat-tempat peredaran bintang-bintang;

2. dan hari (pembalasan) Yang dijanjikan;

3. dan makhluk-makhluk Yang hadir menyaksikan hari itu, serta Segala keadaan Yang disaksikan; -

4. Celakalah kaum Yang menggali parit,

5. (Parit) api Yang penuh Dengan bahan bakaran,

6. (Mereka dilaknat) ketika mereka duduk di kelilingnya,

7. sambil mereka melihat apa Yang mereka lakukan kepada orang-orang Yang beriman.

8. dan mereka tidak marah dan menyeksa orang-orang Yang beriman itu melainkan kerana orang-orang itu beriman kepada Allah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Terpuji!

9. Tuhan Yang Menguasai Segala alam langit dan bumi. dan (ingatlah), Allah sentiasa menyaksikan tiap-tiap sesuatu.

10. Sesungguhnya orang-orang Yang menimpakan bencana untuk memesongkan orang-orang lelaki Yang beriman dan orang-orang perempuan Yang beriman, kemudian mereka tidak bertaubat, maka mereka akan beroleh azab neraka jahannam (kerana perbuatan buruk itu), dan mereka akan beroleh lagi azab api Yang kuat membakar (kerana mereka tidak bertaubat).

“Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan ujian kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan,”, yakni dengan membakar mereka. Demikian yang dikemukakan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, ad-Dhahhak dan Ibnu Abza.

------------------------------------------------------

Ciretera bermula


Bagi tafsir surah al-Buruj ayat 1-10, Imam Ibnu Katsir memetik hadis berikut iaitu:
Allah menjadikan langit dan bintang sebagai saksi untuk peristiwa ashabul ukhdud (Para Pembuat Parit).


Telah menceritakan kepada kami 'Affan Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah telah mengkhabarkan kepada kami Tsabit dari 'Abdur Rahman bin Abu Laila dari Shuhaib bahwa Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:



 


"Dulu sebelum kalian ada seorang raja, ia memiliki tukang sihir, saat tukang sihir sudah tua, ia berkata kepada rajanya: Aku sudah tua dan ajalku sudah tiba, serahkan seorang pemuda kepadaku untuk aku ajari sihir. Lalu seorang pemuda diserahkan padanya, ia mengajarkan sihir kepada pemuda itu. (Jarak) antara tukang sihir dan si raja terdapat seorang rahib.

 
Si pemuda itu mendatangi rahib dan mendengar kata-katanya, ia kagum akan kata-kata si rahib itu sehingga (dia kerisauan kerana kelewatan itu) bila datang ke si penyihir pasti dipukul, ia (guru tukang sihirnya akan) bertanya: Apa yang menghalangmu (sehingga terlewat)? Dan bila ia pulang (ke rumah) keluarganya, mereka pasti memukulnya, mereka bertanya: Apa yang menghalangmu (sehingga terlewat pulang ke rumah)?

 

Pemuda itu mengeluhkan hal itu kepada si rahib, 


ia berkata: Bila tukang sihir hendak memukulmu,
katakan: Keluargaku menahanku, dan bila keluargamu hendak memukulmu, katakan: Si tukang sihir menahanku.

 

Saat seperti itu, pada suatu hari ia terserempak dengan haiwan yang besar yang menghalangi jalanan orang, 


ia mengambil batu lalu berkata: 


Ya Allah, bila urusan si rahib lebih Engkau sukai dan membuatmu senang dari pada tukang sihir itu maka bunuhlah binatang ini (dengan sekali rejam) hingga orang boleh lalu di sini. Ia melemparkan batu itu dan membunuhnya, orang-orang pun dapat lalu jalan itu.

 

Ia memberitahukan hal itu kepada si rahib. Si rahib berkata: Pemudaku, engkau lebih baik dariku dan engkau akan mendapat ujian, bila kau mendapat ujian jangan menunjukkan kepadaku (akan latar belakang diriku).




Segalanya sudah direncana-Nya

Si pemuda itu mampu menyembuhkan orang buta dan berbagai penyakit. Salah seorang sahabat raja yang buta lalu ia mendengarnya, ia mendatangi pemuda itu dengan membawa hadiah yang banyak, ia berkata: Sembuhkan aku dan kau akan mendapatkan yang aku kumpulkan di sini. 

Pemuda itu berkata: Aku tidak menyembuhkan seorang pun, yang menyembuhkan hanyalah Allah 'azza wajalla, bila kau beriman padanya, aku akan berdoa kepadaNya agar menyembuhkanmu. Teman si raja itu pun beriman lalu pemuda itu berdoa kepada Allah Subhaanahu wa Ta'ala lalu ia pun sembuh.

Sahabat kepada raja itu kemudian mendatangi raja lalu duduk mendekatinya.
 
Si raja: Hai fulan, siapa yang menyembuhkan matamu?
Orang itu menjawab: Rabbku.
Si raja:Aku?
Orang itu: bukan, tapi Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.
Si raja: Apa kau punya tuhan selainku?
Ia menjawab: Ya.

Si raja terus menyeksanya hingga ia menunjukkan pada pemuda itu lalu ia mengirim utusan menemuinya, ia berkata: Pemudaku, sihirmu yang bisa menyembuhkan orang buta, sopak dan penyakit-penyakit ini telah terdengar di mana-mana.

Pemuda itu berkata: Bukan aku yang menyembuhkan, tidak ada yang bisa menyembuhkan selain Allah 'azza wajalla.
 
Raja berkata: Aku?
Pemuda itu berkata: Bukan.
Raja berkata: Apa kau punya tuhan selainku?

Pemuda itu menjawab: Ya, Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.
 
Si raja menyeksa pemuda itu hingga ia menunjukkan pula kepada si rahib.
 
Si raja mendatangi si rahib dan berkata: 
Tinggalkan agamamu.
 
Si rahib tidak mahu lalu si raja meletakkan gergaji tepat di tengah kepalanya hingga sebelahnya terkapar di tanah.
 
Si raja berkata kepada pemuda itu: Tinggalkan agamamu.
Pemuda itu tidak mau. Lalu si raja mengirimnya ke gunung berserta sekian tenteranya, raja berkata: Bila kamu semua sudah mencapai puncaknya, bila ia mahu meninggalkan agamanya (biarkanlah dia) dan bila tidak mahu, lemparkan dari atas gunung.
 
Saat mereka berada di atas gunung, pemuda itu berdoa: (اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ) Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu.
 
Ternyata gunung menggegarkan mereka dan mereka semua terlempar. Pemuda itu kembali pulang hingga tiba di hadapan raja.
 
Raja berkata: Bagaimana keadaan kawan-kawanmu?
 
Pemuda itu menjawab: Allah 'azza wajalla mencukupiku dari mereka.


Si raja lalu mengirimnya ke sebuah perahu bersama sekian tenteranya, raja berkata: Bawalah ke tengah laut, bila ia mahu meninggalkan agamanya (bawalah dia pulang) dan bila ia tidak mahu meninggalkannya, tenggelamkan dia.
Mereka membawanya ke tengah laut lalu pemuda itu berdoa: (اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ) Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu. Akhirnya mereka semua tenggelam.
 

Pemuda itu pulang hingga tiba di hadapan raja, 
raja bertanya: Bagaimana keadaan teman-temanmu.


Pemuda itu menjawab: Allah 'azza wajalla mencukupiku dari mereka




Setelah itu ia berkata kepada raja: Kau tidak akan mampu membunuhku hingga kau melakukan yang aku perintahkan, bila kau mahu melakukan yang aku perintahkan, kau akan dapat membunuhku.

Raja bertanya: Apa itu?
 
Pemuda itu berkata: Kumpulkan semua orang di tanah luas lalu saliblah aku di atas pelepah, ambillah satu anak panah dari sarung panahku lalu ucapkan: (بِسْمِ اللَّهِ رَبِّ الْغُلَامِ) Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini. Bila kau melakukannya (sebagaimana perintahku ini) kau akan dapat membunuhku.

Akhirnya raja itu melakukannya. Ia meletakkan anak panah di tengah-tengah panah lalu melesaknya seraya berkata: (اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ) Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini.
Anak panah dilesakkan ke pelipis pemuda itu lalu pemuda meletakkan tangannya di tempat panah menancap kemudian mati.


Pengakhiran dan impak

 

(Tiba-tiba, tanpa disangka-sangka) Orang-orang (yang berada di tanah lapang) berkata: Kami beriman dengan Rabb pemuda itu.

Dikatakan kepada raja: Tahukah kamu akan sesuatu yang kau khuatir, demi Allah kini telah menimpamu. Orang-orang itu beriman seluruhnya.
 
Si raja kemudian memerintahkan (bala tenteranya) membuat lubang di jalanan kemudian dinyalakan api. 
Raja berkata: Siapa pun yang meninggalkan agamanya, biarkan dan bila tidak mahu jerumuskan di dalamnya. Mereka dengan cepat mendatanginya dan saling mendorong hingga datanglah seorang wanita bersama anaknya yang masih menyusu, sepertinya ia hendak mundur agar tidak terjatuh dalam kubangan api lalu si bayi itu berkata: Ibuku, bersabarlah, sesungguhnya engkau berada di atas kebenaran." (Hadis Riwayat Ahmad di dalam bab Musnad Al-Ansar No: 23413)

--------------------------------------


kalamullah tertulis 1001 hikmah

 
Kisah yang menarik dan mendalam bagi sesiapa yang membaca dengan mata hati. ambillah ibrah dan biarlah ia menjadi kekuatan utk kita sebagai hamba-Nya yang taat.



 

Friday, February 1, 2013

Kapan aja ujian menambrak

salam perjuangan,

andai ketika branchial arch III  tidak terbentuk dengan baik saat aku masih dalam kandungan ummi,
pasti mulut ini tidak akan terbuka dan tertutup utk meluahkan madah bicara

andai neural tube tidak dibentuk baik saat ini, pasti pembentukan cerebrum, cerebellum dan keluarga otak yang lain, akan berkembang tanpa sempurna, dan kita tidak lain digelar mental retarded, dan saat itu kita dialienasi disebabkan kelainan kita antara yang normal.

even if I am mentally retarded, this thought will never cross in my mind, in the first place.

tidak pula terdetik untuk berfikir pasal diri, apatah lagi ummah. Yang pasti, ada tempat yang sudah direserved untuk aku di Jannah sana.

Ironi.

"Kau ni dah cukup sempurna. boleh berfikir baik buruk, kau punya tanggungjawab untuk diri kamu atas nama Islam"

Huh, embriologi membuatkan aku berfikir. Genetika apakah lagi.

Dunia diisi juga dengan pelbagai moster hidup yang lahir atas kehendak-Nya. Puncanya, mutasi yang berlaku hebat ke atas manusia seperti aku, kau dan mereka.

Sebenarnya kita sedang berperang

dengan musuh cilik tapi kejam bernama virus.

Penangan dari ujian blok yang lalu dan akan tiba.

...........................................................................................................................


Pandanglah ujian dengan hatimu
ujian adalah perbuatan Tuhanmu
bukan untuk menghancurkan tetapi untuk meneguhkanmu
bila kamu memperolehi keteguhan baharu kamu menjadi pilihan
bila sudah lulus dan dipilih


Dia bangga memperkenalkan kamu kepada makhluk-Nya
keteguhan kamu melintasi ujian
menjadi dalil pilihan-Nya adalah tepat
inilah keadilan-Nya.

Ujian ditujukan kepada rohani bukan kepada jasad atau jiwa
tujuannya untuk mengukur tauhid
bukan sekadar untuk kesabaran
apakah nilai sabar tanpa tauhid
bukankah sabar juga bersama si kafir.

 
Ujian yang diterima dengan iman meneguhkan tauhid
menambahkan kekuatan pandangan hati
tidak berkelip memandang kepada Tuhan
sehingga kepedihan ujian menjadi kemanisan.
Ujian adalah pentas sandiwara
mempamerkan kebijaksanaan Tuan Pengarah
bila engkau diberi watak menderita
hingga berjaya membuat penonton menangis


ketahuilah
engkau adalah pelakon penting
diasuh untuk menjadi bintang
bakal menerima ganjaran lumayan.
Apabila engkau menjadi pelakon
apa bezanya watak gembira dengan watak duka
skrip di tangan Tuan Pengarah. 

p/s: panjangkan doa utk exam final blok ini. allah yusahhil.

Thursday, January 10, 2013

#3 word wisdom


salam perjuangan.

sekali lagi, dipukul. wake up call. Alhamdulillah. ada orang mengingatkan, dan saya juga akan mengingatkan.

p/s: ramainya insan-insan yang saya sayang dan sanjung jatuh hari lahir bulan januari ini. Pertama, Mursyidul Am parti politik di Malaysia, PAS jatuh pada hari ini. 10/1. Antara katanya yang diutarakan,


"Bismillah, sesungguhnya usia adalah nikmat yang akan ditanya oleh Allah swt. Semakin bertambah usia seseorang, ertinya semakin banyak persoalan yang perlu dijawab dihadapannya nanti, biarlah nikmat kehidupan ini menjadi saksi bahawa kita telah melakukan amal soleh di dunia ini, in shaa allah."



aku percaya, usianya terlalu banyak dihabiskan di ruangan dakwah. moga allah memberkati pejuang agama ini. kedua, ummi dan walidku masing-masing sudah bertambah usianya. Berfikir sejenak.

On top of that, our beloved prophet, Rasullullah birthday is coming this january. Do we forget about him?


Friday, January 4, 2013

"100 plus" untuk pemuda

 
 T.Perahu. Bandung

Salam perjuangan

Rasulullah SAW menjadikan pemuda sebagai anasir taghyir (unsur-unsur perubah). Mereka dilatih dan dibimbing untuk menjadi pemimpin dan juru dakwah. Mereka dibentuk menjadi mata rantai Islam yang tangguh dan cekal. 

Mereka antaranya ialah Ali bin Abi Talib R.A, Mus’ab bin Umair R.A, Sa’ad bin Abi Waqash R.A, Zaid bin Haritsah R.A, Umar bin Khattab R.A, Usamah bin Zaid R.A, juga kebanyakan para sahabat Nabi"

Sebagai contoh, da’ie dan duta Islam pertama yang diutus Rasulullah SAW di kota Yathrib adalah Mus’ab bin Umair R.A. Dahulunya sebelum memeluk Islam, beliau adalah pemuda yang kaya hidupnya agak mewah. Setelah menerima Islam dan ditarbiyyah Rasulullah SAW, Mus’ab R.A berubah menjadi pemuda sederhana, tetapi aktif di jalan dakwah dan jihad Islam.


 Sehingga wafatnya Mus’ab, Rasulullah SAW menitiskan air matanya melihat Mus’ab yang dahulunya mewah, hanya dikafani kain yang yang tidak cukup. Beruntunglah Mus’ab R.A sebagai pemuda dakwah yang telah menjalankan amanahnya.

Pemuda sebagai hujun tombak untuk dakwah, maka Islam pun meluncur bagai anak panah. Potensi tenaga muda mereka diarahkan untuk hal yang positif dan membangun (jiwa Islam).




apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, sedang belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar' (3:142)

in shaa allah!

Wednesday, January 2, 2013

::Duhai Alat::


wahai alat,
aku dihukum oleh kerana aku menggunakanmu, aku kini menjadi "hamba"mu

wahai alat,
aku tahu adanya kau yg lahir dari fikiran manusia itu memudahkan, melicinkan kehidupan ini, namun aku yakin, dan pasti ada limitasi yang ada pada kau.

wahai alat,
sifatmu ada kekurangan justeru, aku akan kembali utk merujuk kepada kalam-Nya yang lengkap; yang ada pada ultimate reference itu , kau juga harus ada, kerana hadirmu mempunyai nilainya yang baik untukku

wahai alat
kalau yang ada padamu, tidak ada pada rujukanku , akanku cari hujah utk pertimbangkanmu, kalau kemudaratan itu lebih banyak, aku kutolak kau, apatah lagi, yang bertentangan dengan rujukanku.

wahai alat,
kau hanya aku per'alat'kan, jauh utk aku jadikan ia matlamat
kerana matlamatku itu hanya pada perjuangan agama Allah yang suci.

That makes the differences between us.

Saturday, December 29, 2012

#2 when picture Speaks


Ambil hikmah, bukan terus kata mereka ini salah!

henshin TIADA Gunanya kalau....

terang- terang, manusia tersuluh cahaya benderang,
gelap-gelap, dibayangi dunia insan tersilap.

Tadinya, secangkir teh sariwangi dan sepinggan cucur menemani saat-saat ghurub(terbenam) matahari di ufuk barat. Aura panasnya membugar seperti dapat melawan kedinginan petang yang dihujani air-air yang turun dari langit Ilahi. Terasa nikmat sebentar, saat duduk-duduk menunggu azan akan berkumandang. Fikiran tertumpu kepada pencarian 1001 hikmah yang terselindung di muka bumi Allah ini lebih-lebih lagi di muka bumi Pak Hamka.

" Ni lah istimewanya kalau kuliah di Uni Kristian ini, tiap hujung tahun pasti cuti menjangkau ke awal tahun baru masihi"


"Adala gaya mcm cuti winter atau summer klau duduk negeri atas angin.tapi ini versi Nusantara"

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kalau hati ini boleh dibuat kompartmen, dibuat laci, ditambah extra features contoh tempat hanger, pasti akan diletakkan segalanya dari sejarah nostalgia dulu-dulu, komitmen, keinginan, dan sebagainya.

"Alhamdulillah, ada seorang abang, telah menunjukkan ke mana haluan hidup ini harus diarahkan. Sekarang  baru aku mengerti, hidupkan islam dalam diri kita, bukan tercetak sebagai retorik semata. Kini kompartmen dalam hati ini perlu aku rombak semula, akan kuletakkan ianya tertinggi sekali bahagiaannya"

orang yang tiada kehidupan, ialah orang yang tiada prioriti dalam hidupnya- Dr Muhaya

Kesedaran kian berputik. Usaha dan doa tidak putus-putus dilakukan agar hidayah ini terus melembutkan hati-hati ini dan menggerakkan kita sebagai muslim. Namun kita terlupa, untuk meminta kekuatan dari-Nya kerana sesungguhnya dunia ini kuat pengaruhnya bahkan boleh jadi dominan ke atas kita.

Dalam hidup ini, itulah medan aplikasi untuk ilmu yang didapatkan, melihat sekuat dan bererti apakah jiwa-jiwa yang ditarbiah. Dalam perjalanan ini, kita bersosial, berpersatuan dan tentunya bergaul dengan makhluk Allah yang hidup di atas muka bumi ini.

Apa yang menyedihkan, ada jiwa-jiwa yang ditarbiah ini terlalai dengan ikhtilat antara lelaki dan perempuan, akhlaknya yang kurang molek untuk dipandang, terabai sesuatu dalam kepimpinan berorganisasi. Sepertinya tiada makna tarbiah itu, dan seolah-olah ada dikotomi antara agama dan personal life?

sudah masanya, shift our mind yang islam is always applicable in our life

Mungkin sudah masanya, bercakap apa yang perlu, hal penting apabila dengan yang berlainan gender, kalau nak berkongsi kita ada lagi sahabat serumah, tu ha, ada family utk luahkan apa-apa masalah. yang lagha tu, x payah la rasanya.

sudah masanya, kita molekkan bicara kita, berhentilah menyinggung perasaan orang lain, dan alangkah baik, klau kita seek to understand people, then to be understood. kalau orang lain x menanggapi kita dengan baik, makanya ada masalah dengan insan itu.

sudah masanya, dalam berorganisasi, kita islamisasi organisasi kita, tidak kira kita ketua atau hanya ahli biasa. contoh mudah, kita berhenti sebentar andai sudah waktu solat, memberi pendapat atau mengkritisi sesuatu pendapat itu tidak menghentam, hadirkan cara yang bersesuaian untuk menanggapi dan sebagainya.

sudah masanya, untuk reconstruct balik dan orientasi semua minda ini sesuai dengan panduan evergreen kita, Quran dan As-sunnah. Tanya diri kita apakah ultimate tujuan kita mahu bersama-sama dalam perjuangan ini, adakah sekadar trend ikut-mengikut, atau kerana ada redha-Nya yang menanti? syukur kita diberikan hidayah untuk memahami erti islam yang sebenar-benarnya, diberikan al-fahmu dalam perjuangan ini. moga-moga terus tsabat sama-sama kita terus titipkan doa.

tidak sesekali meminta untuk menjadi perfect, bahawa sesungguhnya, ibtila' dari Allah tidak akan berhenti kunjung tiba untuk menguji hamba-hamba antaranya, dengan dunia ini yang ramai di kalangan masih menolak kebenaran, ada pula yang mengambil secara sebahagian, dan mengabaikan sebahagian yang lain, atas pagar, melukut di tepi gantang dan semangat fanatisme yang melebih-melebih atas sesuatu yang batil.

Itulah realitinya, dan makanya, itulah resmi kita dipilih untuk berada atas jalan ini.


Islahlah dan men'islahkan ,wahai ansarullah!


p/s Henshin means berubah in jepun, siapa2 yang gemar tengok cerita kamen rider, kt situ henshin ni byk kali digunakan especially nak bertukarlah.